TRENDING NOW   :  
    beritanusantara.co.id   »   Daerah di Sulawesi Utara   »   Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, dan Minahasa Tenggara

    Medical Check Up Di Malaysia, Bupati JWS Minta Maaf

    Donny Turang 24 February 2017, 16:38


    TONDANO, beritanusantara.co.id �Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi memohon maaf kepada seluruh warga yang terkena bencana banjir bandang ini, bila dirinya belum sempat mengunjungi semua lokasi yang terkena dampak.Pasalnya, sebelum bencana banjir bandang ini terjadi, Minggu 19 Februari lalu, dirinya sebelumnya telah memilik agenda �general medical check up� di Island Hospital Penang Malaysia selama dua hari mulai 23-24 Februari, dan telah mendapat izin dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE untuk keluar negeri dengan menggunakan biaya pribadi, sebagaimana persyaratan bagi seorang pejabat.

    Menurutnya, �medical chek up� ini penting mengingat selama empat tahun memimpin Minahasa, dirinya belum pernah sekalipun melakukan hal tersebut. Ditambah lagi, keharusan dirinya memenuhi undangan Menteri Kesehatan RI dalam rangka menerima pengangkatan tenaga kesehatan (Dokter umum, Dokter Gigi dan Bidan, red) untuk memenuhi tenaga kesehatan di Minahasa, 21 Februari lalu atau dua hari sebelum ke Penang Malaysia, dimana hal tersebut tak bisa diwakilkan, sehingga pada 20 Februari malam, sudah harus ke jakarta.�Waktu kejadian peristiwa banjir bandang, sudah sempat mengunjungi beberapa wilayah seperti Kelurahan Tataaran Patar pada Minggu (19/02) malam. Namun, karena kondisi cuaca yang masih hujan dan tidak memungkinkan lagi untuk melanjutkan peninjauan, baru besoknya, Senin (20/02), ke Desa Leilem Kecamatan Sonder untuk meninjau di lokasi banjir bandang disana, sebelum bertolak ke Jakarta,� kata JWS, yang saat ke Penang Malaysia didampingi Isteri tercinta DR Olga Sajow Singkoh MHum, yang adalah Ketua TP-PKK Minahasa.

    Sebelum ke Leilem dan bertolak ke Jakarta, JWS pun telah memerintahkan seluruh unit kerja terkait diantaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial bersama dengan aparat Kecamatan, Desa dan Kelurahan untuk tanggap darurat dan segera berada dilokasi bencana serta memberikan bantuan.

    Sebelumnya juga pada Senin pagi, JWS langsung meninjau di lokasi Tataaran, tepatnya di sungai Toubeke untuk melihat dari dekat penyebab saluran air tersumbat dan langsung ditangani. Ruas-ruas jalan yang terkena dampak langsung dilakukan normalisasi. Melakukan rapat dinas untuk penanganan bencana lebih lanjut seperti pembuatan Posko Kesehatan, pembersihan sisa-sisa longsor, pengerahan personil Aparat Sipil Negara (ASN) untuk mebersihkan saluran yang tersumbat akibat sampah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat, yang ditunjang dengan alat berat.�Jajaran ASN telah dihimbau untuk turut berempati dengan terlebih dahulu memberi contoh dalam bentuk solidaritas sosial melalui pemberian bantuan. Dimana hal ini saya mengapresiasi ASN karena telah berinisiatif memberi bantuan lewat aksi peduli korban bencana swadaya ASN itu sendiri dan tanpa paksaan dengan mengumpulkan bahan makanan berupa beras, mie instan, telur, ikan kaleng, susu dan air mineral, selain itu juga popok bayi, sabun mandi, sabun cuci, terpal, selimut dan matras. Dimana, diluar dugaan hasil mengumpulkan bantuan atas swadaya ASN ini bisa terkumpul signifikan dan bisa disalurkan meski belum memenuhi semua kebutuhan korban banjir,� pungkas JWS.�Saya juga berterima kasih atas solidaritas dan kebersamaan yang telah ditunjukkan ASN, dimana hal ini membuktikan soliditas dan persatuan jajaran birokrat di Pemkab Minahasa,� pungkasnya lagi.

    JWS juga mengapresiasi TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan Minahasa, juga Badan Usaha Milik Negara yang ada di Minahasa, diantaranya Bank Sulut-Go Cabang Tondano, BNI Cabang Tondano dan BRI Cabang Tondano, yang telah turut mengambil bagian meringankan beban warga yang terkena bencana.

    �Saya terus memantau meski sementara berada di Penang Malaysia. Saya aktif melakukan komunikasi dan koordinasi bersama jajaran Pemkab Minahasa untuk memastikan penanganan maksimal bagi masyarakat Minahasa yang menjadi korban. Tak lupa terima kasih buat seluruh ASN yang telah melakukan kerja bakti massal di semua lokasi bencana banjir pada hari ini (Jumat 24/02, red),� ujarnya.

    �Setelah selesai medical �check up�, dimana hasilnya menunjukkan bahwa semua kondisi fisik sangat prima, termasuk jantung, sehingga dapat melanjutkan aktifitas sebagai pemimpin di Minahasa, maka rencananya sekembalinya saya ke Minahasa, Sabtu 25 Februari, akan langsung mengunjungi lokasi bencana yang belum sempat dikunjungi dan akan memberikan bantuan bagi warga korban banjir yang belum memperoleh bantuan serta akan dilanjutkan dengan evaluasi pelaksanaan tanggap darurat untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi kedepan,� tutup JWS. (jeffree uno)



    Berita Terkini

    20 April 2017

    Advertorial